3 Tahun Nggak Nulis, Aku Ngapain Aja?
Aku baru sadar… terakhir kali aku nulis di blog itu tahun 2023.
Dan sekarang, tanpa terasa, sudah lewat hampir 3 tahun.
Selama itu, banyak hal yang terjadi. Ada yang berubah, ada juga yang ternyata masih sama.
Jadi di tulisan ini, aku cuma pengen cerita sedikit, selama aku “menghilang” dari blog, aku sebenarnya lagi ngapain aja.
Masih di Tempat yang Sama, Tapi Nggak Sepenuhnya Sama
Sekarang aku masih menjalani pekerjaan yang sama.
Aku masih jadi Dedicated Freelance Translator di tempat yang sudah aku jalani sejak tahun 2022. Nggak terasa, sudah lebih dari 3 tahun aku bekerja di sini.
Seiring waktu, tanggung jawab dan kesulitannya juga ikut meningkat. Jujur, ini cukup menguras waktu dan tenaga.
Tapi ya… beginilah dunia kerja.
Dunia Dewasa Itu Nyata
Selain bekerja, aku juga masih sering berkumpul dengan teman-teman SMA dan aktif di kegiatan Karang Taruna di kampungku.
Walaupun nggak seaktif dulu, karena sekarang aku dan teman-teman sudah punya kesibukan masing-masing, kami masih menyempatkan kumpul beberapa kali dalam sebulan. Kadang cuma buat ngobrol santai, kadang juga sekalian bahas rencana kegiatan.
Dan di titik ini aku mulai sadar:
dunia dewasa itu bukan tentang berhenti berkumpul, tapi tentang mencari waktu untuk tetap bisa berkumpul.
Banyak yang Berubah… dan Itu Terasa
Tiga tahun jelas bukan waktu yang singkat.
Waktu aku buka blog ini lagi, aku sempat kaget melihat tulisan-tulisan lamaku. Bahkan beberapa di antaranya aku edit ulang, dan ada juga yang aku arsipkan.
Rasanya… sudah nggak relevan dengan diriku yang sekarang.
Dan dari situ aku sadar:
aku memang sudah banyak berubah.
Hobi yang Datang dan Pergi
Selama 3 tahun ini, aku banyak mencoba hal baru.
Saking banyaknya, sampai ada hobi yang datang, lalu pergi begitu saja. Tapi ada juga yang ternyata tetap bertahan.
Dan mungkin itu hal yang paling menarik, melihat mana yang benar-benar “nempel” dan mana yang cuma lewat.
Musik: Dari Metal Sampai Ke Mana-Mana
Salah satu yang masih bertahan sampai sekarang adalah musik.
Aku masih suka eksplor musik, terutama metal. Bahkan beberapa kali aku sempat datang ke konser metal, baik di kotaku maupun kota terdekat.
Dari situ aku menemukan banyak band baru, dan tanpa sadar mulai mengoleksi kaos band favorit.
Tapi eksplorasiku nggak berhenti di situ.
Aku juga mulai mendengarkan musik di luar metal, mulai dari lagu-lagu lama sampai pop Indonesia, bahkan Kpop.
Dan dari situ aku sadar:
selera itu bisa berkembang, tanpa harus meninggalkan apa yang dulu kita suka.
![]() |
| Foto waktu di konser Originfest Jogja 2026 |
Motor: Sempat "Hilang", Lalu Kembali Lagi
Hobiku yang satu ini sempat “hilang” cukup lama.
Setelah modifikasi cafe racer, aku sempat mengembalikan motorku ke tampilan awal. Tapi entah kenapa, setelah itu justru kehilangan minat. Bahkan sekadar dipakai pun rasanya malas.
Sampai akhirnya ada satu momen kecil yang cukup “nampol”.
Waktu itu aku servis rutin, dan biaya yang keluar ternyata lumayan.
Dari situ aku kepikiran:
“sayang banget kalau motor jarang dipakai tapi perawatannya tetap jalan.”
Sejak saat itu, aku mulai pakai lagi. Pelan-pelan, minat itu balik.
Dan sekarang, aku bahkan sempat kepikiran buat touring lagi.
Dari situ aku sadar:
kadang kita bukan kehilangan minat, kita cuma butuh alasan untuk mulai lagi.
Sepeda dan Kopi: Hal Baru yang Menyenangkan
Belakangan ini, aku juga mulai kembali bersepeda.
Sebenarnya ini bukan hal yang benar-benar baru, karena dulu sempat aku jalani saat pandemi. Tapi sekarang aku menikmatinya lagi dengan cara yang berbeda.
Aku bahkan sempat merakit sepeda commuter sendiri dari sepeda lama ayahku.
Selain itu, aku juga mulai sering menjelajahi tempat-tempat kopi di kotaku.
Bukan karena sudah ahli, tapi lebih ke menikmati suasananya, mencoba menu signature, dan menemukan tempat yang enak buat nongkrong atau sekadar kerja.
Kadang, hal-hal ini saling terhubung.
Bisa saja pagi bersepeda santai, lalu lanjut ngopi. Atau riding sebentar, lalu berhenti di coffee shop.
Sederhana, tapi menyenangkan.
Hal yang Mulai Aku Tinggalkan
Seiring waktu, ada juga hal-hal yang mulai aku tinggalkan.
Aku sudah nggak merakit Gundam lagi, padahal masih ada wishlist yang belum kesampaian.
Main game juga sudah jauh berkurang.
Dulu, aku bisa menghabiskan akhir pekan hanya untuk bermain game. Sekarang, rasanya sulit melakukan itu tanpa merasa “bersalah”.
Seolah-olah waktu itu bisa dipakai untuk hal lain.
Walaupun begitu, aku masih sesekali bermain.
Kadang setelah kerja, atau bahkan main game sederhana seperti Roblox bareng adik sepupuku.
Dan jujur, justru dari hal sederhana seperti itu aku bisa sedikit melepas penat.
Hal-Hal yang Aku Pelajari
Selain hobi, aku juga belajar banyak hal baru.
Beberapa di antaranya seperti:
- finance
- self-grooming
- personal styling
Hal-hal yang mungkin dulu nggak terlalu aku pikirkan, tapi sekarang terasa penting.
Dan sampai sekarang, aku masih terus belajar.
Karena aku sadar:
jadi lebih baik itu bukan sesuatu yang instan, tapi proses yang terus berjalan.
Kenapa Sempat Berhenti Nulis?
Kalau ditanya kenapa aku sempat berhenti nulis selama itu, jawabannya cukup sederhana:
sibuk.
Bahkan untuk sekadar refreshing saja, kadang aku kesulitan.
Jadi menulis… akhirnya ikut tertunda.
Dan Sekarang, Aku Mulai Lagi
Sampai akhirnya aku ingat, aku punya blog ini.
Sebuah tempat yang dulu pernah aku pakai untuk menulis banyak hal.
Dan sekarang, aku ingin mencoba menghidupkannya lagi.
Nggak ada target yang muluk-muluk.
Aku cuma ingin punya tempat untuk menuangkan apa yang sering muter di kepala.
Penutup
Setelah 3 tahun, aku kembali nulis.
Mungkin bukan karena aku punya lebih banyak waktu,
tapi karena akhirnya aku mau meluangkan waktu.
Dan mungkin… ini baru awal.

Komentar
Posting Komentar